<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Immahamtaro&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://immahamtaro.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://immahamtaro.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Sun, 13 Jun 2010 13:57:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='immahamtaro.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Immahamtaro&#039;s Blog</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://immahamtaro.wordpress.com/osd.xml" title="Immahamtaro&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://immahamtaro.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Definisi Teknologi Informasi</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/33/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/33/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 13:53:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi informatika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Definisi Teknologi Informasi Oleh: Faisal Akib Pemanfaatan Teknologi Informasi Apa sebenarnya yang dimaksud dengan teknologi informasi? Apakah teknologi informasi itu identik dengan komputer? Pertanyaan ini sering diutarakan dan untuk menjawabnya diperlukan pemahaman mengenai teknologi informasi itu sendiri. Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefenisikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=33&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/33/"><img src="http://img.youtube.com/vi/qd8Ew96NkG0/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><a href="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/80858_toomuch.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-34" title="80858_toomuch" src="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/80858_toomuch.jpg?w=276&#038;h=300" alt="" width="276" height="300" /></a></p>
<h1>Definisi Teknologi Informasi</h1>
<p>Oleh: <a title="Faisal Akib" href="http://teknik-informatika.com/about-faisal-akib/"><strong>Faisal  Akib</strong></a></p>
<div><img title="teknologi informasi" src="http://teknik-informatika.com/images/pti/teknologi-informasi.jpg" alt="Pemanfaatan Teknologi Informasi" width="294" height="283" />Pemanfaatan Teknologi Informasi</p>
</div>
<p>Apa sebenarnya yang dimaksud dengan <a href="http://teknik-informatika.com/teknologi-informasi/">teknologi  informasi</a>? Apakah teknologi informasi itu identik dengan komputer?  Pertanyaan ini sering diutarakan dan untuk menjawabnya diperlukan  pemahaman mengenai teknologi informasi itu sendiri.</p>
<p>Teknologi informasi (<em>Information Technology</em>) biasa disingkat  TI, IT atau <em>infotech</em>. Dalam <em>Oxford English Dictionary </em>(OED2)  edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi adalah<a href="http://teknik-informatika.com/category/teknologi-informasi/teknologi-perangkat-keras/" target="_blank"> hardware</a> dan <a href="http://teknik-informatika.com/perangkat-lunak/" target="_blank">software</a>,  dan bisa termasuk di dalamnya <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komunikasi-data/">jaringan  dan telekomunikasi</a> yang biasanya dalam konteks <a href="http://teknik-informatika.com/teknologi-informasi-bidang-manajemen/">bisnis  atau usaha</a>. Menurut Haag dan Keen (1996), Teknologi informasi  adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan  melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.  Menurut Martin (1999), Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada  teknologi komputer (<a href="http://teknik-informatika.com/category/teknologi-informasi/teknologi-perangkat-keras/">perangkat  keras</a> dan <a href="http://teknik-informatika.com/category/teknologi-informasi/teknologi-perangkat-lunak/">perangkat  lunak</a>) yang akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi,  melainkan juga mencakup <a href="http://teknik-informatika.com/komunikasi-data/">teknologi  komunikasi </a>untuk mengirim/menyebarkan informasi. Sementara Williams  dan Sawyer (2003), mengungkapkan bahwa teknologi informasi adalah  teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur  komunikasi kecepatan tinggi yang membawa <a href="http://teknik-informatika.com/multimedia/" target="_blank">data,  suara, dan video</a>.</p>
<p>Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya  terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komputer/" target="_blank">teknologi  telekomunikasi</a>. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi  merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komputer/">teknologi  telekomunikasi</a>.</p>
<p>Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan  perangkat komputer seperti <a href="http://teknik-informatika.com/perangkat-output-printer/">printer</a>,  <a href="http://teknik-informatika.com/perangkat-input-pemindai/">pembaca  sidik jari</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/penyimpanan-eksternal/">CD-ROM</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/mikroprosesor/">Prosesor</a>, <a href="http://teknik-informatika.com/penyimpanan-eksternal/">disk</a>,  dan lain-lain. Komputer merupakan mesin serbaguna yang dapat digunakan  untuk keperluan pengolahan data apa saja menjadi informasi yang berguna.  Hal ini dimungkinkan karena komputer dapat dikendalikan oleh program  yang terdiri atas sederetan instruksi. Komputer akan bertindak sesuai  instruksi yang diterimanya dari program. Dengan kata lain komputer akan  bertindak sesuai keinginan pembuat program.</p>
<p><a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komunikasi-data/">Teknologi  komunikasi</a> atau telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak  jauh. Termasuk teknologi telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari  adalah telepon, televisi, radio, handy-talky, handphone. Dikatakan  sebelumnya bahwa teknologi informasi merupakan konvergensi antara  teknologi komputer dan <a href="http://teknik-informatika.com/jaringan-komunikasi-data/">teknologi  telekomunikasi</a>, saat ini teknologi telekomunikasi yang disebutkan  di atas telah dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer.  Sehingga beberapa komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dengan  mudah. Inilah makna dari kata “konvergensi” di atas yang kemudian lazim  disebut sebagai Teknologi Informasi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=33&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/33/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/80858_toomuch.jpg?w=276" medium="image">
			<media:title type="html">80858_toomuch</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teknik-informatika.com/images/pti/teknologi-informasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">teknologi informasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>persalinan sungsang</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/25/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/25/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 13:36:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[persalinan sungsang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[askeb-Konsep Dasar Kehamilan Letak Sungsang Posted on April 5, 2009 by ayurai 2.2 Konsep Dasar Kehamilan Letak Sungsang 2.2.1 Defenisi Kehamilan letak sungsang yaitu janin terletak memanjang dengan kepala difundus uteri dan bokong bagian bawah kavum uteri (Prawiroharjo, Sarwono 1999). 2.2.2 Klasifikasi 2.2.2.1 Letak bokong murni (Fank Breech) Letak bokong dengan kedua tunkai terangkat keatas 2.2.2.2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=25&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/25/"><img src="http://img.youtube.com/vi/0XqOreRaOmA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><a href="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x04752.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-29" title="9093-0550x0475" src="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x04752.jpg?w=258&#038;h=300" alt="" width="258" height="300" /></a></p>
<h2><a title="askeb-Konsep Dasar Kehamilan Letak Sungsang" rel="bookmark" href="http://ayurai.wordpress.com/2009/04/05/askeb-konsep-dasar-kehamilan-letak-sungsang/">askeb-Konsep  Dasar Kehamilan Letak Sungsang</a></h2>
<div>Posted on April 5, 2009 by ayurai</div>
<div>
<p>2.2	Konsep Dasar Kehamilan Letak  Sungsang<br />
2.2.1	Defenisi<br />
Kehamilan letak sungsang yaitu janin terletak memanjang dengan kepala  difundus uteri dan bokong bagian bawah kavum uteri<img title="19158" src="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/19158.jpg?w=300&#038;h=240&#038;h=240" alt="19158" width="300" height="240" /> (Prawiroharjo, Sarwono 1999).<br />
2.2.2	Klasifikasi<br />
2.2.2.1	Letak bokong murni (Fank Breech)<br />
Letak bokong dengan kedua tunkai terangkat keatas<br />
2.2.2.2	Letak sungsang sempurna (Campliete Breech)<br />
Letak bokong dimana kaki ada disamping bokong (Letak bokong sempurna  atau lipat kijang).</p>
<p>2.2.2.3	Letak sungsang sempurna (Incomplite Breech)<br />
Letak sungsang dimana selain bokong bagian yang terendah juga kaki atau  lutut, terdiri dari :<br />
- Kedua kaki 	: letak kaki sempurna (24%)<br />
Satu kaki 		: letak kaki tidak sempurna<br />
- Kedua lutut 	: letak lutut sempurna (1%)<br />
Satu lutut 		: letak lutut tidak sempurna<br />
(Prof. Dr. Rustam Mochtar, MPH, Sinopsis Obsetri jilid 1 edisi 2, 1998)<br />
2.2.3	Diagnosa<br />
2.2.3.1	Anamnesa<img title="breech" src="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/breech.jpg?w=250&#038;h=250&#038;h=250" alt="breech" width="250" height="250" /><br />
Kehamilan terasa penuh dibagian atas dan gerakan terasa lebih banyak  dibagian bawah.<br />
2.2.3.2	Pemeriksaan luar<br />
Dibagian bawah uterus tidak teraba kepala, balutemen negative, teraba  kepala dibagian fundus uteri, denyut jantung janin ditemukan setinggi  atau sedikit lebih tinggi dari pada umbilikus<br />
2.2.3.3	Pemeriksaan dalam<br />
Setelah ketuban pecah teraba cakrum, kedua tuberalitas iskit, dan anus,  bila teraba bagian kecil bedakan apakah kaki atau tangan<br />
(FKUI, Kapita Selekta Kedokteran jilid 1 edisi 3, 1999)<br />
2.2.3.4	Pemeriksaan foto rongen<br />
Bayangan kepala difundus<br />
(Prof. Dr. Rustam Mochtar, MPH, Sinopsis Obsetri jilid 1 edisi 2, 1998)<br />
2.2.4	Etologi / Penyebab Letak Sungsang<br />
2.2.4.1	Sudut Ibu<img title="1311w" src="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/1311w.jpg?w=300&#038;h=217&#038;h=217" alt="1311w" width="300" height="217" /><br />
a.	Keadaan rahim<br />
-	Rahim arkuatus<br />
-	Setum pada rahim<br />
-	Uterus Dupletis<br />
-	Mioma bersama kehamilan</p>
<p>b.	Keadaan plasenta<br />
-	Plasenta retak rendah<br />
-	Plasenta previa<br />
c.	Keadaan jalan lahir<br />
-	Kesempitan panggul<br />
-	Difermitas tulang panggul<br />
-	Terdapat tumor yang menghalangi jalan lahir dan perputaran keposisi  kepala<br />
2.2.4.2	Sudut janin<br />
Pada janin terdapat berbagai keadaan yang menyebabkan letak sungsang<br />
-	Tali pusat pendek atau lilitan tali pusat<br />
-	Hidrosefalus atau Anensefalus<br />
-	Kehamilan kembar<br />
-	Hidramneon atau Oligohidramneon<br />
-	Prematuritas<br />
(Prof. Dr. Ida Bagus Gde Manuaba, 1998)<br />
2.2.5	Mekanisme Persalinan Letak sungsang Fisiologis<br />
Bokong masuk PAP dapat melintang atau miring mengikuti jalan lahir dan  melakukan putar paksi dalam sehingga trachcanter depan berada dibawah  simpesis dengan trachcenter depan sebagai hipamoklion, akan lahir  trachcenter belakang, dan selanjunya seluruh bokong lahir, sementara itu  bahu memasuki jalan lahir dan mengikuti jalan lahir untuk melakukan  putar paksi dalam sehingga bahu depan berada dibawah simpisis, dengan  bahu depan sebagai hipomoklion akan lahir bahu belakang bersama dengan  tangan belakang, diikuti kelahiran bahu depan dan tangan depan.<br />
Bersamaan dengan kelahiran bahu, kepala bayi memasuki jalan lahir dapat  melintang atau miring, serta melakukan putar paksi dalam sehingga sub  occiput berada dibawah simpisis, sub occiput menjadi hipomoklion,  berturut-turut akan lahir dagu, mulut, hidnug, muka kepala dan  seluruhnya.<br />
Persalinan kepala yang mempunyai terbatas sekitar 8 menit, setelah  bokong lahir melampoui batas 8 menit dapat menimbulkan kesakitan atau  kematian pada bayi.<br />
(Prof. Dr. Ida Bagus Gde Manuaba, DSOG, Ilmu Kebidanan, Penyakit  Kandungan dan KB, 1998)</p>
<p>2.2.6	Prognosis<br />
2.2.6.1	Bagi ibu<br />
Kemunkinan robekan pada perenium lebih besar, juga karena dilakukan  tindakan, selain itu ketuban lebih cepat pecah dan partus lebih lama,  jadi mudah terkena infeksi.<br />
2.2.6.2	Bagi anak<br />
Proknosa tidak begitu baik, karena ada gangguan peredaran darah plasenta  setelah bokong lahir dan juga setelah perut lahir, tali pusat terjepit  antara kepala dan panggul, anak bisa menubrito aspiksio<br />
(Prof. Dr. Ida Bagus Gde Manuaba, DSOG, Ilmu Kebidanan, Penyakit  Kandungan dan KB, 1998)<br />
2.2.7	Penanganan / Terapi<br />
	Sikap sewaktu hamil<br />
Kerena kita tahu bahwa prognosa bagi anak tidak begitu baik, maka  usahakan merubah letak janin dengan versi luar.<br />
Tujuannya adalah untuk merubah letak menjadi letak kepala hal ini  dilakukan pada primi dengan kehamilan 34 minggu, mulai dengan usia  kehamilan 36 minggu dan tidak ada panggul sempit, gemili atau plasenta  previa.<br />
Teknik :<br />
-	Lebih dahulu bokong dilepaskan dari PAP dan ibu berada dalam posisi  Trendelm Burg<br />
-	Tangan kiri letakkan dikepala dan tangan kanan pada bokong<br />
-	Putar ke arah muka atau perut janin<br />
-	Lalu putar tangan kiri diletakkan dibokong dan tangan kanan dikepala<br />
-	Setelah berhasil pasang gurita, observasi TTV, DDJ serta keluhan<br />
2.2.8	Sikap Bidan Dalam Mengahadapi Letak Sungsang<br />
Bidan yang menghadapi kehamilan dan persalinan letak sungsang sebaiknya :<br />
-	Melakukan rujukan ke puskesmas, dokter keluarga atau dokter ahli untuk  mendapatkan petunjuk kepastian dalam lahir<br />
-	Bila ada kesempatan, melakukan rujukan kerumah sakit untuk mendapatkan  pertolongan persalinan yang optimal<br />
-	Bila terpaksa, melakukan pertolongan persalinan letak sungsang  sebaiknya bersama dokter<br />
-	Klien harus diberikan KIE dan motifasi serta melakukan perjanjian  tertulis dalam bentuk Informetconsen<br />
(Prof. Dr. Ida Bagus Gde Manuaba, 1998)</p>
<p><strong><img title="book-091" src="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/book-091.gif?w=105&#038;h=80&#038;h=80" alt="book-091" width="105" height="80" /></strong><br />
1.	Manuaba, Ida Bagus, Gde, 1998. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan da  KB. Jakarta : EGC<br />
2.	Mochtar, Rustam, 1998. Sinopsis Obstetry. Jakarta : EGC<br />
3.	Prawiroharjo, Sarwono, 2000. Pelayanan Kebidanan Maternal dan  Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka<br />
4.	Sastro, Suleman. 1983. Obstetry Fisiologi. Bandung : UNPAD<br />
5.	Varney, Hursh Midwefery, Sel, Ed. Blok Well, Sucentifie Publication,  Boston, London</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=25&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/25/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x04752.jpg?w=258" medium="image">
			<media:title type="html">9093-0550x0475</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/19158.jpg?w=300&#38;h=240" medium="image">
			<media:title type="html">19158</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/breech.jpg?w=250&#38;h=250" medium="image">
			<media:title type="html">breech</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/1311w.jpg?w=300&#38;h=217" medium="image">
			<media:title type="html">1311w</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ayurai.files.wordpress.com/2009/04/book-091.gif?w=105&#38;h=80" medium="image">
			<media:title type="html">book-091</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>persalinan sungsang</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/persalinan-sungsang-2/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/persalinan-sungsang-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 13:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[persalinan sungsang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[PERSALINAN PADA PRESENTASI SUNGSANG Author: B. Widjanarko &#124; Posted at: 05:02 &#124; Filed Under: Distosia, Persalinan Operatif Per vaginam // dr.Bambang Widjanarko, SpOG Fak.Kedokteran &#38; Kesehatan UMJ Persalinan pada presentasi sungsang : Persalinan pervaginam: Persalinan sungsang spontan pervaginam (cara Bracht) Ekstraksi bokong parsialis Ekstraksi bokong / kaki totalis Persalinan perabdominal: Sectio Caesar Indikasi : Janin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=20&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x0475.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-21" title="9093-0550x0475" src="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x0475.jpg?w=258&#038;h=300" alt="" width="258" height="300" /></a></p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/persalinan-sungsang-2/"><img src="http://img.youtube.com/vi/0XqOreRaOmA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<h3><a href="http://reproduksiumj.blogspot.com/2009/09/persalinan-pada-presentasi-sungsang.html">PERSALINAN  PADA PRESENTASI SUNGSANG</a></h3>
<div>
<div>Author: B. Widjanarko | Posted at: 05:02 |              Filed Under:  <a rel="tag" href="http://reproduksiumj.blogspot.com/search/label/Distosia">Distosia</a>, <a rel="tag" href="http://reproduksiumj.blogspot.com/search/label/Persalinan%20Operatif%20Per%20vaginam">Persalinan Operatif Per vaginam</a> <a title="Edit Entri" href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=2861778179460682295&amp;postID=8086011043151822391"> <img src="http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" alt="" width="18" height="18" /> </a></div>
</div>
<div>//
</div>
<p><em>dr.Bambang Widjanarko, SpOG</em></p>
<p><em>Fak.Kedokteran &amp;  Kesehatan UMJ </em><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIeA9W7OI/AAAAAAAAAkM/UrFii7Bt3RY/s1600-h/clip_image002%5B4%5D.jpg"><img title="clip_image002" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIffChw7I/AAAAAAAAAkQ/0gKzaa_latY/clip_image002_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002" width="163" height="248" align="right" /></a></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>P</strong>ersalinan pada presentasi  sungsang :</p>
<ol>
<li>Persalinan pervaginam:
<ul>
<li>Persalinan  sungsang spontan pervaginam    (cara Bracht)</li>
<li>Ekstraksi bokong  parsialis</li>
<li>Ekstraksi bokong / kaki totalis</li>
</ul>
</li>
</ol>
<ol>
<li>Persalinan perabdominal: Sectio Caesar</li>
</ol>
<blockquote><p>Indikasi :</p></blockquote>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Janin besar</li>
<li>Janin  “viable” dengan gawat janin</li>
<li>Nilai anak sangat tinggi ( high social value  baby )</li>
<li>Keadaan umum  ibu buruk</li>
<li>Inpartu  tapi dengan kemajuan persalinan yang tidak memuaskan ( partus lama,  “secondary arrest“ dsbnya)</li>
<li>Panggul sempit atau kelainan bentuk panggul</li>
<li>Hiperekstensi kepala</li>
<li>Bila sudah terdapat indikasi pengakhiran  kehamilan dan pasien masih belum inpartu (beberapa ahli mencoba untuk  mengakhiri kehamilan dengan oksitosin drip)</li>
<li>Disfungsi uterus (beberapa ahli mencoba untuk  mengakhiri persalinan dengan oksitosin drip)</li>
<li>Presentasi bokong tidak sempurna atau  presentasi kaki</li>
<li>Janin  sehat preterm pada pasien inpartu dan atau terdapat indikasi untuk  segera mengakhiri kehamilan atau persalinan.</li>
<li>Gangguan pertumbuhan intrauterine berat</li>
<li>Riwayat obstetri buruk</li>
<li>Operator tidak berpengalaman  dalam melakukan pertolongan persalinan sungsang spontan pervaginam</li>
<li>Pasien menghendaki untuk  dilakukan sterilisasi setelah persalinan ini.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>TEHNIK PERTOLONGAN PERSALINAN SUNGSANG</strong></p>
<p><strong>MEKANISME PERSALINAN SUNGSANG SPONTAN PER  VAGINAM</strong></p>
<p>Terdapat perbedaan dasar antara persalinan  pada presentasi sungsang dengan persalinan pada presentasi belakang  kepala.</p>
<p>Pada presentasi belakang kepala, bila kepala sudah  lahir maka sisa tubuh janin akan mengalami proses persalinan selanjutnya  dan umumnya tanpa kesulitan.</p>
<p>Pada presentasi sungsang, lahirnya  bokong dan bagian tubuh janin tidak selalu dapat diikuti dengan  persalinan kepala secara spontan. Dengan demikian maka pertolongan  persalinan sungsang pervaginam memerlukan keterampilan khusus dari  penolong persalinan.</p>
<p>Engagemen dan desensus bokong terjadi  melalui masuknya diameter bitrochanteric bokong melalui diameter oblique  panggul.</p>
<p>Panggul anterior anak umumnya mengalami desensus  lebih cepat dibandingkan panggul posterior.</p>
<p>Pada saat bertemu  dengan tahanan jalan lahir terjadi putar paksi dalam sejauh 45<sup>0</sup> dan diikuti dengan pemutaran panggul anterior kearah arcus pubis  sehingga diameter bi-trochanteric menempati diameter antero-posterior  pintu bawah panggul.</p>
<p>Setelah putar paksi dalam, desensus bokong  terus berlanjut sampai perineum teregang lebih lanjut oleh bokong dan  panggul anterior terlihat pada vulva.</p>
<p>Melalui gerakan  laterofleksi tubuh janin, panggul posterior lahir melalui perineum.</p>
<p>Tubuh anak menjadi lurus ( laterofleksi berakhir ) sehingga panggul  anterior lahir dibawah arcus pubis. Tungkai dan kaki dapat lahir secara  spontan atau atas bantuan penolong persalinan.</p>
<p>Setelah bokong  lahir, terjadi putar paksi luar bokong sehingga punggung berputar  keanterior dan keadaan ini menunjukkan bahwa saat itu diameter  bisacromial bahu sedang melewati diameter oblique pintu atas panggul.</p>
<p>Bahu selanjutnya mengalami desensus dan mengalami putar paksi dalam  sehingga diameter bis-acromial berada pada diameter antero-posterior  jalan lahir.</p>
<p>Segera setelah bahu, kepala anak yang umumnya  dalam keadaan fleksi maksimum masuk panggul melalui diameter oblique dan  kemudian dengan cara yang sama mengalami putar paksi dalam sehingga  bagian tengkuk janin berada dibawah simfisis pubis. Selanjutnya kepala  anak lahir melalui gerakan fleksi.</p>
<p>Engagemen bokong dapat  terjadi pada diameter tranversal panggul dengan sacrum di anterior atau  posterior. Mekanisme persalinan pada posisi tranversal ini sama dengan  yang sudah diuraikan diatas, perbedaan terletak pada jauhnya putar paksi  dalam ( dalam keadaan ini putar paksi dalam berlangsung sejauh 90<sup>0 </sup>).</p>
<p>Kadang-kadang putar paksi dalam terjadi sedemikian  rupa sehingga punggung anak berada dibagian posterior dan pemutaran  semacam ini sedapat mungkin dicegah oleh karena persalinan kepala dengan  dagu didepan akan jauh lebih sulit bila dibandingkan dengan dagu di  belakang selain itu dengan arah pemutaran seperti itu kemungkinan  terjadinya hiperekstensi kepala anak juga sangat besar dan ini akan  memberi kemungkinan terjadinya “after coming head” yang amat besar.</p>
<p><strong>PENATALAKSANAAN  PERSALINAN</strong></p>
<p>Selama proses persalinan, resiko ibu dan  anak jauh lebih besar dibandingkan persalinan pervaginam pada presentasi  belakang kepala.</p>
<ol>
<li>Pada saat masuk kamar bersalin perlu  dilakukan penilaian secara cepat dan cermat mengenai : keadaan selaput  ketuban, fase persalinan, kondisi janin serta keadaan umum ibu.</li>
<li>Dilakukan  pengamatan cermat pada DJJ dan kualitas his dan kemajuan persalinan.</li>
<li>Persiapan tenaga penolong persalinan – asisten penolong  persalinan &#8211; dokter anak dan ahli anaesthesi.</li>
</ol>
<p>Persalinan  spontan pervaginam (spontan Bracht) terdiri dari 3 tahapan :</p>
<ol>
<li><span style="text-decoration:underline;">Fase lambat <strong>pertama</strong></span>:
<ul>
<li>Mulai dari lahirnya bokong sampai umbilikus  (scapula).</li>
<li>Disebut fase lambat oleh karena tahapan ini  tidak perlu ditangani secara tergesa-gesa mengingat tidak ada bahaya  pada ibu dan anak yang mungkin terjadi.</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration:underline;">Fase <strong>cepat</strong></span><strong>:</strong>
<ul>
<li>Mulai lahirnya umbilikus sampai mulut.</li>
<li>Pada  fase ini, kepala janin masuk panggul sehingga terjadi oklusi pembuluh  darah talipusat antara kepala dengan tulang panggul sehingga sirkulasi  uteroplasenta terganggu.</li>
<li>Disebut fase cepat oleh karena  tahapan ini harus terselesaikan dalam 1 – 2 kali kontraksi uterus   (sekitar 8 menit).</li>
</ul>
</li>
<li><span style="text-decoration:underline;">Fase lambat <strong>kedua</strong></span>:
<ul>
<li>Mulai lahirnya mulut sampai seluruh kepala.</li>
<li>Fase  ini disebut fase lambat oleh karena tahapan ini tidak boleh dilakukan  secara tergesa-gesa untuk menghidari dekompresi kepala yang terlampau  cepat yang dapat menyebabkan perdarahan intrakranial.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong>Tehnik pertolongan sungsang spontan  pervaginam (spontan BRACHT )<br />
</strong></p>
<ol>
<li>Pertolongan  dimulai setelah bokong nampak di vulva dengan penampang sekitar 5 cm.</li>
<li>Suntikkan 5 unit oksitosin i.m dengan tujuan bahwa dengan   1–2  his berikutnya fase cepat dalam persalinan sungsang spontan pervaginam  akan terselesaikan.</li>
<li>Dengan menggunakan tangan yang dilapisi  oleh kain setengah basah, bokong janin dipegang sedemikian rupa sehingga  kedua ibu jari penolong berada pada bagian belakang pangkal paha dan  empat jari-jari lain berada pada bokong janin <em>(</em><em>gambar 1</em><em>)</em></li>
<li>Pada saat ibu meneran, dilakukan gerakan mengarahkan punggung  anak ke perut ibu         ( gerak hiperlordosis )sampai kedua kaki anak  lahir .</li>
<li>Setelah kaki lahir, pegangan dirubah sedemikian rupa  sehingga kedua ibu jari sekarang berada pada lipatan paha bagian  belakang dan ke empat jari-jari berada pada pinggang janin <em>(</em><em>gambar  2</em><em>)</em></li>
<li>Dengan pegangan tersebut, dilakukan gerakan  hiperlordosis dilanjutkan ( gerak mendekatkan bokong anak pada perut ibu  ) sedikit kearah kiri atau kearah kanan sesuai dengan posisi punggung  anak.</li>
<li>Gerakan hiperlordosis tersebut terus dilakukan  sampai akhirnya lahir mulut-hidung-dahi dan seluruh kepala anak.</li>
<li>Pada saat melahirkan kepala, asisten melakukan tekanan  suprasimfisis searah jalan lahir dengan tujuan untuk mempertahankan  posisi fleksi kepala janin</li>
<li>Setelah anak lahir,  perawatan dan pertolongan selanjutnya dilakukan seperti pada persalinan  spontan pervaginam pada presentasi belakang kepala.</li>
</ol>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIgKIy1pI/AAAAAAAAAkU/PlycP0-xoLM/s1600-h/clip_image002%5B4%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[4]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIhOxSzMI/AAAAAAAAAkY/HRX8VVxhZOI/clip_image002%5B4%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[4]" width="232" height="237" /></a></p>
<p><em>Gambar  1 : </em><em>Pegangan panggul anak pada persalinan spontan Bracht</em></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIh9xuYDI/AAAAAAAAAkc/eONQNNh7Xow/s1600-h/clip_image002%5B6%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[6]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIjFkjMaI/AAAAAAAAAkg/jgznpWOOrsA/clip_image002%5B6%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[6]" width="222" height="240" /></a></p>
<p><em>Gambar 2 </em><em>Pegangan  bokong anak pada persalinan spontan Bracht</em></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Prognosis</strong></p>
<ul>
<li>Prognosis lebih buruk dibandingkan persalinan pada  presentasi belakang kepala.</li>
<li>Prognosa lebih buruk oleh  karena:
<ul>
<li>Perkiraan besar anak sulit ditentukan  sehingga sulit diantisipasi terjadinya peristiwa “after coming head”.</li>
<li>Kemungkinan ruptura perinei totalis lebih sering terjadi.</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Sebab kematian anak:</strong></p>
<ol>
<li>Talipusat terjepit saat fase cepat.</li>
<li>Perdarahan  intrakranial akibat dekompresi mendadak waktu melahirkan kepala anak  pada fase lambat kedua.</li>
<li>Trauma collumna vertebralis.</li>
<li>Prolapsus talipusat.</li>
</ol>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>EKSTRAKSI  PARSIAL PADA PERSALINAN SUNGSANG PERVAGINAM</strong></p>
<p>=<strong> manual aid</strong></p>
<p>Terdiri dari 3 tahapan :</p>
<ol>
<li>Bokong  sampai umbilikus lahir secara spontan (pada frank breech).</li>
<li>Persalinan  bahu dan lengan dibantu oleh penolong.</li>
<li>Persalinan kepala  dibantu oleh penolong.</li>
</ol>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>PERSALINAN  BAHU DAN LENGAN</strong></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIj8-iv-I/AAAAAAAAAkk/G5maHHnAs8U/s1600-h/clip_image002%5B8%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[8]" src="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIk-RG4FI/AAAAAAAAAko/FVBDF_-pmz4/clip_image002%5B8%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[8]" width="240" height="223" /></a></p>
<p><em>Gambar  3 Pegangan “Femuro Pelvic” pada pertolongan persalinan sungsang  pervaginam</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<ol>
<li>Pegangan pada  panggul anak sedemikian rupa sehingga ibu jari penolong berdampingan  pada os sacrum dengan kedua jari telunjuk pada krista iliaka anterior  superior ; ibu jari pada sakrum sedangkan jari-jari lain berada didepan  pangkal paha (gambar 3) .</li>
<li>Dilakukan traksi curam kebawah  sampai menemui rintangan (hambatan) jalan lahir.</li>
<li>Selanjutnya  bahu dapat dilahirkan dengan menggunakan salah satu dari cara-cara  berikut:
<ol>
<li>Lovset.</li>
<li>Klasik.</li>
<li>Müller.</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><strong>1. Persalinan bahu dengan cara</strong> <strong>LOVSET.</strong></p>
<p><strong>Prinsip : </strong></p>
<p>Memutar badan janin setengah lingkaran  (180<sup>0</sup>) searah dan berlawanan arah jarum jam sambil melakukan  traksi curam kebawah sehingga bahu yang semula dibelakang akan lahir  didepan (dibawah simfsis).</p>
<p>Hal tersebut dapat terjadi oleh  karena :</p>
<ul>
<li>Adanya inklinasi panggul (sudut antara pintu  atas panggul dengan sumbu panggul)</li>
<li>Adanya lengkungan jalan  lahir dimana dinding sebelah depan lebih panjang dibanding lengkungan  dinding sacrum disebelah belakang</li>
</ul>
<p>Sehingga setiap saat  bahu posterior akan berada pada posisi lebih rendah dibandingkan posisi  bahu anterior</p>
<p><strong>Tehnik :</strong></p>
<p><a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIl3bQpfI/AAAAAAAAAks/dFpRIf6WS2c/s1600-h/clip_image002%5B10%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[10]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlImzGBKXI/AAAAAAAAAkw/LyQmWmn4FOc/clip_image002%5B10%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[10]" width="240" height="148" /></a></p>
<p><em>Gambar  4 Tubuh janin dipegang dengan pegangan femuropelvik.</em></p>
<p><em>Dilakukan pemutaran 180<sup>0</sup> sambil melakukan  traksi curam kebawah sehingga bahu belakang menjadi bahu depan dibawah  arcus pubis dan dapat dilahirkan </em></p>
<p><em> </em></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlInqkincI/AAAAAAAAAk0/CjDdMthxwzo/s1600-h/clip_image002%5B12%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[12]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIogWOIFI/AAAAAAAAAk4/e_CzM1twp9M/clip_image002%5B12%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[12]" width="240" height="148" /></a></p>
<p><em>Gambar  5 Sambil dilakukan traksi curam bawah, tubuh janin diputar 180<sup>0 </sup>kearah  yang berlawanan sehingga bahu depan menjadi bahu depan dibawah arcus  pubis dan dapat dilahirkan </em></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIpctsrUI/AAAAAAAAAk8/FjtorNHSRwo/s1600-h/clip_image002%5B14%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[14]" src="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIqIOxklI/AAAAAAAAAlA/Y1v_r6e1F38/clip_image002%5B14%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[14]" width="240" height="165" /></a></p>
<p><em>Gambar  6 Tubuh janin diputar kembali 180<sup>0 </sup>kearah yang berlawanan  sehingga bahu belakang kembali menjadi bahu depan dibawah arcus pubis  dan dapat dilahirkan</em></p>
<p>Keuntungan persalinan bahu  dengan cara <strong>Lovset </strong>:</p>
<ol>
<li>Tehnik sederhana.</li>
<li>Hampir selalu dapat dikerjakan tanpa melihat posisi lengan  janin.</li>
<li>Kemungkinan infeksi intrauterin minimal.</li>
</ol>
<p><strong>2. Persalinan bahu dengan cara</strong> <strong>KLASIK</strong></p>
<ul>
<li>Disebut  pula sebagai tehnik DEVENTER.</li>
<li>Melahirkan lengan belakang  dahulu dan kemudian melahirkan lengan depan dibawah simfisis.</li>
<li>Dipilih  bila bahu tersangkut di pintu atas panggul.</li>
</ul>
<p><strong>Prinsip : </strong></p>
<p>Melahirkan <strong>lengan belakang </strong>lebih dulu (oleh karena  ruangan panggul sebelah belakang/sacrum relatif lebih luas didepan ruang  panggul sebelah depan) dan kemudian melahirkan lengan depan dibawah  arcus pubis</p>
<p><strong>Tehnik :</strong></p>
<p><a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIrGCLEUI/AAAAAAAAAlE/gLWofqZjnac/s1600-h/clip_image002%5B16%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[16]" src="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIr7bmymI/AAAAAAAAAlI/6e8tGwoXXb0/clip_image002%5B16%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[16]" width="232" height="201" /></a></p>
<p><em>Gambar  7 Melahirkan lengan belakang pada tehnik melahirkan bahu cara KLASIK</em></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIslO37oI/AAAAAAAAAlM/eHFFMukl1-s/s1600-h/clip_image002%5B18%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[18]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlItvJJz7I/AAAAAAAAAlQ/C3NgXlY966Q/clip_image002%5B18%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[18]" width="231" height="223" /></a></p>
<p><em>Gambar  8 Melahirkan lengan depan pada tehnik melahirkan bahu cara KLASIK</em></p>
<ol>
<li>Kedua pergelangan kaki dipegang dengan ujung jari  tangan kanan penolong berada diantara kedua pergelangan kaki anak ,  kemudian di elevasi sejauh mungkin dengan gerakan mendekatkan perut anak  pada perut ibu.</li>
<li>Tangan kiri penolong dimasukkan kedalam  jalan lahir, jari tengan dan telunjuk tangan kiri menyelusuri bahu  sampai menemukan fosa cubiti dan kemudian dengan gerakan <em>“mengusap  muka</em> <em>janin</em> <em>”</em>, lengan posterior bawah bagian anak  dilahirkan.</li>
<li>Untuk melahirkan lengan depan, pegangan pada  pergelangan kaki janin diubah.</li>
</ol>
<blockquote><p>Dengan  tangan kanan penolong, pergelangan kaki janin dipegang dan sambil  dilakukan traksi curam bawah melakukan gerakan seolah “mendekatkan  punggung janin pada punggung ibu” dan kemudian lengan depan dilahirkan  dengan cara yang sama.</p></blockquote>
<p>Bila dengan cara tersebut pada  no 3 diatas lengan depan sulit untuk dilahirkan, maka lengan tersebut  diubah menjadi lengan belakang dengan cara:</p>
<ul>
<li>
<ul>
<li>Gelang bahu dan lengan yang sudah lahir dicekap dengan  kedua tangan penolong sedemikian rupa sehingga kedua ibu jari penolong  terletak dipunggung anak dan sejajar dengan sumbu badan janin ;  sedangkan jari-jari lain didepan dada.</li>
<li>Dilakukan pemutaran  tubuh anak kearah perut dan dada anak sehingga lengan depan menjadi  terletak dibelakang dan dilahirkan dengan cara yang sudah dijelaskan  pada no 2</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>Keuntungan : Umumnya selalu dapat  dikerjakan pada persalinan bahu</p>
<p>Kerugian : Masuknya tangan  kedalam jalan lahir meningkatkan resiko infeksi</p>
<p><strong>3.  Persalinan bahu dengan cara</strong> <strong>MüELLER</strong></p>
<ul>
<li>Melahirkan bahu dan lengan depan lebih dahulu dibawah simfisis  melalui ekstraksi ; disusul melahirkan lengan belakang di belakang (  depan sacrum )</li>
<li>Dipilih bila bahu tersangkut di Pintu Bawah  Panggul</li>
</ul>
<p><strong><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIulJIY9I/AAAAAAAAAlU/_yxdk_CR1m8/s1600-h/clip_image002%5B5%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[5]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIwCxyqxI/AAAAAAAAAlY/KuFLisF1DzU/clip_image002%5B5%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[5]" width="118" height="244" /></a><strong><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIxuu6suI/AAAAAAAAAlc/G_sSvFKeNJg/s1600-h/clip_image002%5B7%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[7]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIy-8IxWI/AAAAAAAAAlg/q5uvG71I8wk/clip_image002%5B7%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[7]" width="178" height="244" /></a></strong></strong></p>
<p><em>Gambar 9  (kiri)  Melahirkan bahu depan dengan ekstraksi pada bokong dan bila  perlu dibantu dengan telunjuk jari tangan kanan untuk mengeluarkan  lengan depan </em></p>
<p><em>Gambar 10 (kanan) Melahirkan lengan  belakang (inset : mengait lengan atas dengan telunjuk jari tangan kiri  penolong)</em></p>
<p>Tehnik pertolongan persalinan bahu cara  MüELLER:</p>
<ol>
<li>Bokong dipegang dengan pegangan “femuropelvik”.</li>
<li>Dengan cara pegangan tersebut, dilakukan traksi curam bawah pada  tubuh janin sampai bahu depan lahir (<em>gambar 9</em> ) dibawah arcus  pubis dan selanjutnya lengan depan dilahirkan dengan mengait lengan  depan bagian bawah.</li>
<li>Setelah bahu dan lengan depan lahir,  pergelangan kaki dicekap dengan tangan kanan dan dilakukan elevasi serta  traksi keatas (<em>gambar 10),,</em> traksi dan elevasi sesuai arah tanda  panah) sampai bahu belakang lahir dengan sendirinya. Bila tidak dapat  lahir dengan sendirinya, dilakukan kaitan untuk melahirkan lengan  belakang anak (inset pada <em>gambar 10</em>)</li>
</ol>
<p>Keuntungan  penggunaan tehnik ini adalah oleh karena tangan penolong tidak masuk  terlalu jauh kedalam jalan lahir maka resiko infeksi berkurang.</p>
<p><strong>Melahirkan  LENGAN MENUNJUK.</strong></p>
<p><strong>Nuchal Arm</strong></p>
<p>Yang  dimaksud dengan keadaan ini adalah bila pada persalinan sungsang, salah  satu lengan anak berada dibelakang leher dan menunjuk kesatu arah  tertentu.</p>
<p>Pada situasi seperti ini, persalinan bahu tidak dapat  terjadi sebelum lengan yang bersangkutan dirubah menjadi didepan dada.</p>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIzmTUjCI/AAAAAAAAAlk/c8ha-CWa-1g/s1600-h/clip_image002%5B20%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[20]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI0Rxv-RI/AAAAAAAAAlo/0Q6bxLkmIY0/clip_image002%5B20%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[20]" width="168" height="216" /></a></p>
<p><em>Gambar  11 </em><em>Lengan menunjuk ( “ nuchal arm”)</em></p>
<p><a name="OLE_LINK3">Bila lengan yang menunjuk adalah <strong>lengan posterior : </strong>(dekat  dengan sakrum) </a></p>
<ol>
<li>Tubuh janin dicekap sedemikian rupa  sehingga kedua ibu jari penolong berada dipunggung anak sejajar dengan  sumbu tubuh anak dan jari-jari lain didepan dada.</li>
<li>Badan anak  diputar 180<sup>0 </sup>searah dengan menunjuknya lengan yang  dibelakang leher sehingga lengan tersebut akan menjadi berada didepan  dada (menjadi lengan depan).</li>
<li>Selanjutnya lengan depan  dilahirkan dengan tehnik persalinan bahu cara KLASIK.</li>
</ol>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI1FzQMgI/AAAAAAAAAls/NBDTsLjENyo/s1600-h/clip_image002%5B22%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[22]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI17l8h7I/AAAAAAAAAlw/3vmysxVI6Q4/clip_image002%5B22%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[22]" width="170" height="223" /></a></p>
<p><em>Gambar  12 Lengan kiri menunjuk kekanan</em></p>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI3F2-w6I/AAAAAAAAAl0/HC7JBzZVJXA/s1600-h/clip_image002%5B24%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[24]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI4fgyIZI/AAAAAAAAAl4/u_TGQTUawpE/clip_image002%5B24%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[24]" width="140" height="223" /></a></p>
<p><em>Gambar  13 Tubuh anak diputar searah dengan menunjuknya lengan (kekanan)</em></p>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI5j2s24I/AAAAAAAAAl8/3WLQ8xsbVuA/s1600-h/clip_image002%5B26%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[26]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI6bS_hxI/AAAAAAAAAmA/aLzE8OK6D68/clip_image002%5B26%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[26]" width="166" height="223" /></a></p>
<p><em>Gambar  14 Menurunkan lengan anak</em></p>
<p>Bila lengan yang menunjuk adalah <strong>lengan  anterior : </strong>(dekat dengan sinfisis)  maka :</p>
<p>Penanganan  dilakukan dengan cara yang sama, perbedaan terletak pada cara memegang  tubuh anak dimana pada keadaan ini kedua ibu jari penolong berada  didepan dada sementara jari-jari lain dipunggung janin.</p>
<p><strong>Melahirkan LENGAN MENJUNGKIT </strong></p>
<p>Yang  dimaksud dengan lengan menjungkit adalah suatu keadaan dimana pada  persalinan sungsang pervaginam lengan anak lurus disamping kepala.</p>
<p>Keadaan ini menyulitkan terjadinya persalinan spontan pervaginam.</p>
<p>Cara terbaik untuk mengatasi keadaan ini adalah melahirkan lengan  anak dengan cara LOVSET.</p>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI7gx0MqI/AAAAAAAAAmE/HFKwzYZsXmY/s1600-h/clip_image002%5B9%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[9]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI85M9mxI/AAAAAAAAAmI/vEgHJuQ00oU/clip_image002%5B9%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[9]" width="244" height="177" /></a></p>
<p><em>Gambar  15. M</em><em>elahirkan lengan menjungkit</em></p>
<p><strong>Bila  terjadi kemacetan bahu dan lengan saat melakukan pertolongan persalinan  sungsang secara spontan (Bracht), lakukan pemeriksaan lanjut untuk  memastikan bahwa kemacetan tersebut tidak disebabkan oleh lengan yang  menjungkit. </strong></p>
<p><strong>PERSALINAN KEPALA</strong></p>
<p><strong>~  After Coming Head</strong></p>
<p>Pertolongan untuk melahirkan  kepala pada presentasi sungsang dapat dilakukan dengan berbagai cara :</p>
<ol>
<li><a name="OLE_LINK6"></a><a name="OLE_LINK5">Cara <strong>MOURICEAU</strong></a></li>
<li>Cara <strong>PRAGUE</strong><strong> TERBALIK</strong></li>
</ol>
<p>1. Cara <strong>MOURICEAU </strong>( Viet – Smellie)<strong> </strong></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI-W-3QcI/AAAAAAAAAmM/o53H6Y6Sh_E/s1600-h/clip_image002%5B11%5D%5B3%5D.jpg"><img title="clip_image002[11]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJApW66WI/AAAAAAAAAmQ/G01CztarNmk/clip_image002%5B11%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[11]" width="365" height="390" /></a></p>
<p><img title="clip_image002[13]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJC2nUBZI/AAAAAAAAAmU/e9XwI3UB-vc/clip_image002%5B13%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[13]" width="212" height="141" /><strong> </strong></p>
<p><em>Gambar 16 Tehnik Mouriceau</em></p>
<p>Dengan tangan  penolong yang sesuai dengan arah menghadapnya muka janin, jari tengah  dimasukkan kedalam mulut janin dan jari telunjuk serta jari manis  diletakkan pada fosa canina.</p>
<ol>
<li>Tubuh anak diletakkan  diatas lengan anak, seolah anak “menunggang kuda”.</li>
<li>Belakang  leher anak dicekap diantara jari telunjuk dan jari tengah tangan yang  lain.</li>
<li>Assisten membantu dengan melakukan tekanan pada  daerah suprasimfisis untuk mempertahankan posisi fleksi kepala janin.</li>
<li>Traksi curam bawah terutama dilakukan oleh tangan yang dileher.</li>
</ol>
<p>2. Cara <strong>PRAGUE</strong><strong> TERBALIK </strong></p>
<p>Dilakukan bila  occiput dibelakang (dekat dengan sacrum) dan muka janin menghadap  simfisis.</p>
<p>Satu tangan mencekap leher dari sebelah belakang dan  punggung anak diletakkan diatas telapak tangan tersebut.</p>
<p>Tangan  penolong lain memegang pergelangan kaki dan kemudian di elevasi keatas  sambil melakukan traksi pada bahu janin sedemikian rupa sehingga perut  anak mendekati perut ibu.</p>
<p>Dengan larynx sebagai hypomochlion  kepala anak dilahirkan.</p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJFFIFHnI/AAAAAAAAAmY/PjcND92l_BA/s1600-h/clip_image002%5B15%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[15]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJGNB4vNI/AAAAAAAAAmc/y05NwWSse-U/clip_image002%5B15%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[15]" width="244" height="173" /></a></p>
<p><em>Gambar  17 Persalinan kepala dengan tehnik Prague terbalik</em></p>
<p><strong>EKSTRAKSI TOTAL PADA PERSALINAN SUNGSANG  PERVAGINAM</strong></p>
<p>Persalinan sungsang pervaginam dimana keseluruhan  proses persalinan anak dikerjakan sepenuhnya oleh penolong persalinan.</p>
<p>Jenis ekstraksi total :</p>
<ol>
<li>Ekstraksi bokong</li>
<li>Ekstraksi  kaki</li>
</ol>
<p><strong>EKSTRAKSI BOKONG</strong></p>
<p>Tindakan ini  dikerjakan pada <strong>letak bokong murni </strong>dengan bokong yang sudah  berada didasar panggul.</p>
<p>Tehnik :</p>
<ol>
<li>Jari telunjuk  penolong yang sesuai dengan bagian kecil anak dimasukkan jalan lahir dan  diletakkan pada lipat paha depan anak. Dengan jari tersebut, lipat paha  dikait. Untuk memperkuat kaitan tersebut, tangan lain penolong mencekap  pergelangan tangan yang melakukan kaitan dan ikut melakukan traksi  kebawah <em>(gambar 18 dan 19)</em></li>
<li>Bila dengan traksi  tersebut <strong>trochanter depan </strong>sudah terlihat dibawah arcus pubis,  jari telunjuk tangan lain segera mengait lipat paha belakang dan secara  serentak melakukan traksi lebih lanjut untuk melahirkan bokong <em>(gambar  20)</em></li>
<li>Setelah bokong lahir, bokong dipegang dengan  pegangan “femuropelvik” dan janin dilahirkan dengan cara yang sudah  dijelaskan pada ekstraksi bokong parsialis.</li>
</ol>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJHFVY5OI/AAAAAAAAAmg/QPS1L5ul2as/s1600-h/clip_image002%5B28%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[28]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJICZ7LRI/AAAAAAAAAmk/ZbyJ6l3iZpo/clip_image002%5B28%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[28]" width="172" height="213" /></a></p>
<p><em>Gambar  18 Kaitan pada lipat paha depan untuk melahirkan trochanter depan</em></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJJTQDyII/AAAAAAAAAmo/atyyHvkW-Xk/s1600-h/clip_image002%5B17%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[17]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJKdfNDFI/AAAAAAAAAms/Rg9KLA1rYYI/clip_image002%5B17%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[17]" width="244" height="159" /></a></p>
<p><em>Gambar  19 Untuk memperkuat traksi bokong, dilakukan traksi dengan menggunakan  kedua tangan seperti terlihat pada gambar.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJMBNfJmI/AAAAAAAAAmw/txxrWTqhVs0/s1600-h/clip_image002%5B19%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[19]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJNhJS9aI/AAAAAAAAAm0/ykUgUoucET0/clip_image002%5B19%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[19]" width="244" height="208" /></a></p>
<p><em>Gambar  20 Traksi dengan kedua jari untuk melahirkan bokong</em></p>
<p><strong>EKSTRAKSI KAKI</strong></p>
<ol>
<li>Setelah persiapan selesai, tangan penolong yang sesuai  dengan bagian kecil anak dimasukkan secara obstetris kedalam jalan  lahir, sedangkan tangan lain membuka labia.</li>
<li>Tangan yang  didalam mencari kaki dengan menyelusuri bokong – pangkal paha sampai  belakang lutut (fosa poplitea) dan kemudian melakukan fleksi dan abduksi  paha janin sehingga sendi lutut menjadi fleksi.<em>(gambar 21)</em></li>
<li>Tangan yang diluar (dekat dibagian fundus uteri) mendekatkan kaki  janin untuk mempermudah tindakan mencari kaki janin tersebut diatas <em>(gambar  22) </em></li>
<li>Setelah lutut fleksi, pergelangan kaki anak  dipegang diantara jari ke II dan III dan dituntun keluar dari vagina <em>(gambar  23)</em></li>
</ol>
<table cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td width="215"><a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSqL5Pw5I/AAAAAAAAAoI/gqzK9bxObzA/s1600-h/clip_image002%5B34%5D%5B3%5D.gif"><img title="clip_image002[34]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSr8MVHII/AAAAAAAAAoM/CNEUcgj_o10/clip_image002%5B34%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[34]" width="238" height="248" align="left" /></a></p>
<p><em>Gambar 21 Tangan dalam mencari kaki dengan menyelusuri  bokong sampai fosa poplitea</em></p>
<p><a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSs_NsVzI/AAAAAAAAAoQ/ux_bhDFcawY/s1600-h/clip_image002%5B36%5D%5B2%5D.gif"><img title="clip_image002[36]" src="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSt8L63PI/AAAAAAAAAoU/bfk2B92IREE/clip_image002%5B36%5D_thumb.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[36]" width="235" height="240" /></a></td>
</tr>
<tr>
<td><em>Gambar 22 Bantuan tangan luar dibagian  fundus uteri dalam usaha mencari kaki janin</em></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSu1ZZ_1I/AAAAAAAAAoY/De7Y0feM1B4/s1600-h/clip_image002%5B38%5D%5B3%5D.gif"><img title="clip_image002[38]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSv2nT8NI/AAAAAAAAAoc/wBflNCXuTrw/clip_image002%5B38%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[38]" width="229" height="237" /></a></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSw8DJqeI/AAAAAAAAAog/IpKZBmRx3C8/s1600-h/clip_image002%5B40%5D%5B4%5D.gif"><img title="clip_image002[40]" src="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSyQ_E0YI/AAAAAAAAAok/M0SE_g_a_Aw/clip_image002%5B40%5D_thumb%5B2%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[40]" width="232" height="256" /></a></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSzF2FwtI/AAAAAAAAAoo/ycohQxK-dks/s1600-h/clip_image002%5B42%5D%5B3%5D.gif"><img title="clip_image002[42]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSz9zkWTI/AAAAAAAAAos/99Ayk1a3Pkw/clip_image002%5B42%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[42]" width="235" height="244" /></a></p>
<p><em>Gambar  23  c, d , e</em></p>
<p><em>Rangkaian langkah mencari dan menurunkan  kaki pada persalinan sungsang (maneuver Pinard)</em></p>
<ol>
<li>Kedua tangan penolong memegang betis anak dengan  meletakkan kedua ibu jari dibelakang betis sejajar dengan sumbu  panjangnya dan jari-jari lain didepan tulang kering. Dengan pegangan ini  dilakukan traksi curam bawah pada kaki sampai <strong>pangkal paha</strong> <strong>lahir</strong></li>
<li>Pegangan kini dipindahkan keatas setinggi mungkin  dengan kedua ibu jari dibelakang paha pada sejajar sumbu panjangnya dan  jari lain didepan paha. Dengan pegangan ini pangkal paha ditarik curam  bawah sampai <strong>trochanter depan </strong>lahir (<em> gambar 24</em>) <a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS03Fp_GI/AAAAAAAAAow/ip_MLmvuGi4/s1600-h/clip_image002%5B48%5D%5B3%5D.gif"><img title="clip_image002[48]" src="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS1uI-sMI/AAAAAAAAAo0/Osb5j7QeES0/clip_image002%5B48%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[48]" width="219" height="223" /></a></li>
<li>Kemudian  dilakukan traksi curam atas pada pangkal paha untuk melahirkan  trochanter belakang sehingga akhirnya seluruh bokong lahir. (<em>Gambar  25)<a href="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS2RdidMI/AAAAAAAAAo4/Bsacj7fvXjE/s1600-h/clip_image002%5B50%5D%5B3%5D.gif"><img title="clip_image002[50]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS3eXl6OI/AAAAAAAAAo8/qf_MEQI1whI/clip_image002%5B50%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[50]" width="218" height="211" /></a></em></li>
<li>Setelah bokong  lahir, dilakukan pegangan femuropelvik dan dilakukan traksi curam dan  selanjutnya untuk menyelesaikan persalinan bahu dan lengan serta kepala  seperti yang sudah dijelaskan.</li>
</ol>
<p><a href="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS4Y-1dlI/AAAAAAAAApA/-gtRjzna6jw/s1600-h/clip_image002%5B21%5D%5B3%5D.jpg"><img title="clip_image002[21]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS5xPURQI/AAAAAAAAApE/698Tm1VbOh8/clip_image002%5B21%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[21]" width="245" height="300" /></a></p>
<p><em>Gambar 26. </em><em>Terlihat  bagaimana cara melakukan pegangan pada pergelangan kaki anak. Sebaiknya  digunakan kain setengah basah untuk mengatasi licinnya tubuh anak ; </em><em>Traksi  curam bawah untuk melahirkan lengan sampai skapula depan terlihat .</em></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS7ca4zXI/AAAAAAAAApI/sBQFBcANRC8/s1600-h/clip_image002%5B23%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[23]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS8Xgy1cI/AAAAAAAAApM/p9oP0uTYaNs/clip_image002%5B23%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[23]" width="244" height="176" /></a></p>
<p><em>Gambar 27. </em><em>Pegangan  selanjutnya adalah dengan memegang bokong dan panggul janin (jangan  diatas panggul anak). Jangan lakukan gerakan rotasi sebelum skapula  terlihat.</em></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS9yLF7OI/AAAAAAAAApQ/bPuAQOqTKX0/s1600-h/clip_image002%5B25%5D%5B2%5D.jpg"><img title="clip_image002[25]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS-wk8H0I/AAAAAAAAApU/zIVr6M_MHP8/clip_image002%5B25%5D_thumb.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[25]" width="244" height="190" /></a></p>
<p><em>Gambar 28. </em><em>Skapula  sudah terlihat, rotasi tubuh sudah boleh dikerjakan</em></p>
<p><a href="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTAGfo8ZI/AAAAAAAAApY/nDftn0x1_ig/s1600-h/clip_image002%5B27%5D%5B3%5D.jpg"><img title="clip_image002[27]" src="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTB61Ee7I/AAAAAAAAApc/5qcNcp2KDGU/clip_image002%5B27%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[27]" width="247" height="326" /></a></p>
<p><em>Gambar 29. </em><em>Dilakukan  traksi curam atas untuk melahirkan bahu belakang yang diikuti dengan  gerakan untuk membebaskan lengan belakang lebih lanjut.</em></p>
<p><a href="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTDHCpgvI/AAAAAAAAApg/wokc0vtVqBc/s1600-h/clip_image002%5B29%5D%5B3%5D.jpg"><img title="clip_image002[29]" src="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTEzUnbkI/AAAAAAAAApk/bpmWlYsEbEY/clip_image002%5B29%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" border="0" alt="clip_image002[29]" width="243" height="445" /></a></p>
<p><em>Gambar 30. </em><em>Persalinan  bahu depan melalui traksi curam bahwa setelah bahu belakang dilahirkan ; </em><em>Lengan depan dilahirkan dengan cara yang sama dengan melahirkan  lengan belakang.</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>KOMPLIKASI PERSALINAN  SUNGSANG PERVAGINAM</strong></p>
<p>Komplikasi <strong>ibu</strong></p>
<ol>
<li>
<ol>
<li>Perdarahan</li>
<li>Trauma jalan  lahir</li>
<li>Infeksi</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p>Komplikasi <strong>anak</strong></p>
<ul>
<li><strong>Sufokasi  / aspirasi : </strong></li>
</ul>
<blockquote><p>Bila sebagian besar  tubuh janin sudah lahir, terjadi pengecilan rongga uterus yang  menyebabkan gangguan sirkulasi dan menimbulkan anoksia. Keadaan ini  merangsang janin untuk bernafas dalam jalan lahir sehingga menyebabkan  terjadinya aspirasi.</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Asfiksia :</strong></li>
</ul>
<blockquote><p>Selain hal diatas, anoksia juga disebabkan  oleh terjepitnya talipusat pada fase cepat</p></blockquote>
<ul>
<li><strong>Trauma  intrakranial:</strong></li>
</ul>
<blockquote><p>Terjadi sebagai akibat :</p>
<ul>
<li>Panggul sempit</li>
<li>Dilatasi servik belum  maksimal (after coming head)</li>
<li>Persalinan kepala terlalu  cepat (fase lambat kedua terlalu cepat)</li>
</ul>
</blockquote>
<ul>
<li><strong>Fraktura / dislokasi:</strong></li>
</ul>
<blockquote><p>Terjadi  akibat persalinan sungsang secara operatif</p>
<ul>
<li>Fraktura  tulang kepala</li>
<li>Fraktura humerus</li>
<li>Fraktura  klavikula</li>
<li>Fraktura femur</li>
<li>Dislokasi bahu</li>
</ul>
</blockquote>
<ul>
<li><strong>Paralisa nervus brachialis </strong>yang  menyebabkan paralisa lengan terjadi akibat tekanan pada pleksus  brachialis oleh jari-jari penolong saat melakukan traksi dan juga akibat  regangan pada leher saat membebaskan lengan.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=20&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/persalinan-sungsang-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/9093-0550x0475.jpg?w=258" medium="image">
			<media:title type="html">9093-0550x0475</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img2.blogblog.com/img/icon18_edit_allbkg.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIffChw7I/AAAAAAAAAkQ/0gKzaa_latY/clip_image002_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIhOxSzMI/AAAAAAAAAkY/HRX8VVxhZOI/clip_image002%5B4%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[4]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIjFkjMaI/AAAAAAAAAkg/jgznpWOOrsA/clip_image002%5B6%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[6]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIk-RG4FI/AAAAAAAAAko/FVBDF_-pmz4/clip_image002%5B8%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[8]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlImzGBKXI/AAAAAAAAAkw/LyQmWmn4FOc/clip_image002%5B10%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[10]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIogWOIFI/AAAAAAAAAk4/e_CzM1twp9M/clip_image002%5B12%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[12]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIqIOxklI/AAAAAAAAAlA/Y1v_r6e1F38/clip_image002%5B14%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[14]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIr7bmymI/AAAAAAAAAlI/6e8tGwoXXb0/clip_image002%5B16%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[16]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlItvJJz7I/AAAAAAAAAlQ/C3NgXlY966Q/clip_image002%5B18%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[18]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIwCxyqxI/AAAAAAAAAlY/KuFLisF1DzU/clip_image002%5B5%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[5]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlIy-8IxWI/AAAAAAAAAlg/q5uvG71I8wk/clip_image002%5B7%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[7]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI0Rxv-RI/AAAAAAAAAlo/0Q6bxLkmIY0/clip_image002%5B20%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[20]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI17l8h7I/AAAAAAAAAlw/3vmysxVI6Q4/clip_image002%5B22%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[22]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI4fgyIZI/AAAAAAAAAl4/u_TGQTUawpE/clip_image002%5B24%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[24]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI6bS_hxI/AAAAAAAAAmA/aLzE8OK6D68/clip_image002%5B26%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[26]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlI85M9mxI/AAAAAAAAAmI/vEgHJuQ00oU/clip_image002%5B9%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[9]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJApW66WI/AAAAAAAAAmQ/G01CztarNmk/clip_image002%5B11%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[11]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJC2nUBZI/AAAAAAAAAmU/e9XwI3UB-vc/clip_image002%5B13%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[13]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJGNB4vNI/AAAAAAAAAmc/y05NwWSse-U/clip_image002%5B15%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[15]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJICZ7LRI/AAAAAAAAAmk/ZbyJ6l3iZpo/clip_image002%5B28%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[28]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJKdfNDFI/AAAAAAAAAms/Rg9KLA1rYYI/clip_image002%5B17%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[17]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlJNhJS9aI/AAAAAAAAAm0/ykUgUoucET0/clip_image002%5B19%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[19]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSr8MVHII/AAAAAAAAAoM/CNEUcgj_o10/clip_image002%5B34%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[34]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSt8L63PI/AAAAAAAAAoU/bfk2B92IREE/clip_image002%5B36%5D_thumb.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[36]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSv2nT8NI/AAAAAAAAAoc/wBflNCXuTrw/clip_image002%5B38%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[38]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh3.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSyQ_E0YI/AAAAAAAAAok/M0SE_g_a_Aw/clip_image002%5B40%5D_thumb%5B2%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[40]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlSz9zkWTI/AAAAAAAAAos/99Ayk1a3Pkw/clip_image002%5B42%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[42]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh6.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS1uI-sMI/AAAAAAAAAo0/Osb5j7QeES0/clip_image002%5B48%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[48]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS3eXl6OI/AAAAAAAAAo8/qf_MEQI1whI/clip_image002%5B50%5D_thumb%5B1%5D.gif?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[50]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS5xPURQI/AAAAAAAAApE/698Tm1VbOh8/clip_image002%5B21%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[21]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS8Xgy1cI/AAAAAAAAApM/p9oP0uTYaNs/clip_image002%5B23%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[23]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlS-wk8H0I/AAAAAAAAApU/zIVr6M_MHP8/clip_image002%5B25%5D_thumb.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[25]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh5.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTB61Ee7I/AAAAAAAAApc/5qcNcp2KDGU/clip_image002%5B27%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[27]</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://lh4.ggpht.com/_ezSsIEHCzdA/SrlTEzUnbkI/AAAAAAAAApk/bpmWlYsEbEY/clip_image002%5B29%5D_thumb%5B1%5D.jpg?imgmax=800" medium="image">
			<media:title type="html">clip_image002[29]</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pendidikan di indonesia</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia-2/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 13:05:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan di Indonesia Membicarakan hal yang satu ini mungkin tidak akan habis-habisnya. Ya, dengan keadaan yang ada sekarang ini, ditandai dengan demo di sejumlah tempat yang pada dasarnya menuntut pendidikan murah. Tapi saya tidak ingin menulis tentang demo tersebut. Saya hanya ingin menceritakan beberapa keluhan handai taulan (bahkan sampai berdebat kusir hehehe) tentang pendidikan ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=15&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia-2/"><img src="http://img.youtube.com/vi/860pPbNrnsA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p><a href="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/belajar1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-17" title="belajar" src="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/belajar1.jpg?w=264&#038;h=300" alt="" width="264" height="300" /></a></p>
<h1>Pendidikan  di Indonesia</h1>
<p>Membicarakan hal yang satu ini mungkin tidak akan habis-habisnya.  Ya, dengan keadaan yang ada sekarang ini, ditandai dengan demo di  sejumlah tempat yang pada dasarnya menuntut pendidikan murah. Tapi saya  tidak ingin menulis tentang demo tersebut. Saya hanya ingin menceritakan  beberapa keluhan handai taulan (bahkan sampai berdebat kusir hehehe)  tentang pendidikan ini.</p>
<p>Salah satu teman saya, agak berang, bilang “Masak sudah sudah ada  BOS, kita masih harus bayar Rp. 15.000 per bulan? Di SD lainnya kok  enggak bayar lagi.”.  Kebetulan memang anaknya berada di SD Negeri 2,  dimana ada 3 SDN dalam satu lingkungan sekolah.</p>
<p>Saya coba jadi counter-nya, “Mungkin di SDnya banyak ekstra  kurikuler. Sudah cek atau belum? Ada komputer atau enggak?”.</p>
<p>Dia langsung menyanggah, “Ah enggak ada kayak gituan. sama aja!”</p>
<p>Akhirnya lama berdebat, bahkan ditambah satu orang lagi. Cuma jadi  kemana-mana buntutnya. Menuduh KepSek korupsi, Guru korupsi, Masya  Allah. Setelah lama berdebat, disimpulkan bahwa sebagian dana anggaran  orang tua tadi digunakan untuk perbaikan WC, prasarana gedung, tiang  bendera, biaya mencat pagar dan lain-lain.</p>
<p>Akhirnya, saya merasa menyadari ada ketidak-adilan disini. Kalau  sudah tidak adil, pasti melanggar Pancasila, “Keadilan Sosial bagi  seluruh Rakyat Indonesia”.  Kita bisa bandingkan SD Negeri di tengah  kota dengan SD Negeri di kampung. Terasa sekali ketimpangan sosial  antara kedua SD tersebut. Berita hari ini, ada satu SDN yang roboh.</p>
<p>Menurut ‘mata-adil’ saya, seharusnyalah setiap Sekolah Negeri di  negeri ini mempunyai prasarana yang sama, baik dipedalaman Papua sana,  atau yang berada di pusat kota Jakarta. Tidak boleh dibedakan. Karena  ini Sekolah Negeri (atau Sekolah miliknya negara), maka tidak boleh juga  menerima sumbangan dari pihak lain. Mutlak harus dibiayai negara.</p>
<p>Perbedaan Uang Pangkal juga menjadi pertanyaan. Kok, sama sama  sekolah negeri uang pangkal berbeda? Tiap sekolah pasti punya jawaban  (atau alasan) mengapa mereka menarik uang pangkal sedemikian besar. Uang  sejenis inipun harus ditiadakan untuk sekolah Negeri.  Alasannya sama  dengan di atas, tidak boleh ada perbedaan antar sekolah negeri.</p>
<p>Tentu lain halnya dengan sekolah swasta, yang sah-sah saja menerima  sumbangan dari pihak manapun.<br />
Saya tidak tahu keadaan makro dari Anggaran Belanja Negara untuk  pendidikan yang konon terlalu kecil. Saya juga tidak mengetahui kondisi  dana subsidi Minyak (yang jadi BOS).</p>
<p>“Kaca mata” saya mungkin perlu diperbaiki, untuk menentukan apakah  cukup adil kondisi di atas. Apakah benar pendapat saya, bahwa setiap <strong>Sekolah  Negeri</strong> harus memiliki prasarana yang sama?  Saya sendiri masih  belum yakin. <img src="http://www.sunaryohadi.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Apalagi setelah baca blognya Harry <a href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-04-26-1139/">Sekolah  Swadaya – diskusi dengan penyelenggara sekolah gratis</a>. Kok saya jadi  merasa bahwa Negara tidak mampu memberikan pendidikan kepada warganya,  seperti yang tercantum dalam UUD 45.</p>
<p>Selamat Hari Pendidikan Nasional!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=15&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://immahamtaro.files.wordpress.com/2010/06/belajar1.jpg?w=264" medium="image">
			<media:title type="html">belajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sunaryohadi.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pendidikan di indonesia</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 12:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan di Indonesia Membicarakan hal yang satu ini mungkin tidak akan habis-habisnya. Ya, dengan keadaan yang ada sekarang ini, ditandai dengan demo di sejumlah tempat yang pada dasarnya menuntut pendidikan murah. Tapi saya tidak ingin menulis tentang demo tersebut. Saya hanya ingin menceritakan beberapa keluhan handai taulan (bahkan sampai berdebat kusir hehehe) tentang pendidikan ini. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=12&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>Pendidikan  di Indonesia</h1>
<p>Membicarakan hal yang satu ini mungkin tidak akan habis-habisnya.  Ya, dengan keadaan yang ada sekarang ini, ditandai dengan demo di  sejumlah tempat yang pada dasarnya menuntut pendidikan murah. Tapi saya  tidak ingin menulis tentang demo tersebut. Saya hanya ingin menceritakan  beberapa keluhan handai taulan (bahkan sampai berdebat kusir hehehe)  tentang pendidikan ini.</p>
<p>Salah satu teman saya, agak berang, bilang “Masak sudah sudah ada  BOS, kita masih harus bayar Rp. 15.000 per bulan? Di SD lainnya kok  enggak bayar lagi.”.  Kebetulan memang anaknya berada di SD Negeri 2,  dimana ada 3 SDN dalam satu lingkungan sekolah.</p>
<p>Saya coba jadi counter-nya, “Mungkin di SDnya banyak ekstra  kurikuler. Sudah cek atau belum? Ada komputer atau enggak?”.</p>
<p>Dia langsung menyanggah, “Ah enggak ada kayak gituan. sama aja!”</p>
<p>Akhirnya lama berdebat, bahkan ditambah satu orang lagi. Cuma jadi  kemana-mana buntutnya. Menuduh KepSek korupsi, Guru korupsi, Masya  Allah. Setelah lama berdebat, disimpulkan bahwa sebagian dana anggaran  orang tua tadi digunakan untuk perbaikan WC, prasarana gedung, tiang  bendera, biaya mencat pagar dan lain-lain.</p>
<p>Akhirnya, saya merasa menyadari ada ketidak-adilan disini. Kalau  sudah tidak adil, pasti melanggar Pancasila, “Keadilan Sosial bagi  seluruh Rakyat Indonesia”.  Kita bisa bandingkan SD Negeri di tengah  kota dengan SD Negeri di kampung. Terasa sekali ketimpangan sosial  antara kedua SD tersebut. Berita hari ini, ada satu SDN yang roboh.</p>
<p>Menurut ‘mata-adil’ saya, seharusnyalah setiap Sekolah Negeri di  negeri ini mempunyai prasarana yang sama, baik dipedalaman Papua sana,  atau yang berada di pusat kota Jakarta. Tidak boleh dibedakan. Karena  ini Sekolah Negeri (atau Sekolah miliknya negara), maka tidak boleh juga  menerima sumbangan dari pihak lain. Mutlak harus dibiayai negara.</p>
<p>Perbedaan Uang Pangkal juga menjadi pertanyaan. Kok, sama sama  sekolah negeri uang pangkal berbeda? Tiap sekolah pasti punya jawaban  (atau alasan) mengapa mereka menarik uang pangkal sedemikian besar. Uang  sejenis inipun harus ditiadakan untuk sekolah Negeri.  Alasannya sama  dengan di atas, tidak boleh ada perbedaan antar sekolah negeri.</p>
<p>Tentu lain halnya dengan sekolah swasta, yang sah-sah saja menerima  sumbangan dari pihak manapun.<br />
Saya tidak tahu keadaan makro dari Anggaran Belanja Negara untuk  pendidikan yang konon terlalu kecil. Saya juga tidak mengetahui kondisi  dana subsidi Minyak (yang jadi BOS).</p>
<p>“Kaca mata” saya mungkin perlu diperbaiki, untuk menentukan apakah  cukup adil kondisi di atas. Apakah benar pendapat saya, bahwa setiap <strong>Sekolah  Negeri</strong> harus memiliki prasarana yang sama?  Saya sendiri masih  belum yakin. <img src="http://www.sunaryohadi.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /></p>
<p>Apalagi setelah baca blognya Harry <a href="http://harry.sufehmi.com/archives/2006-04-26-1139/">Sekolah  Swadaya – diskusi dengan penyelenggara sekolah gratis</a>. Kok saya jadi  merasa bahwa Negara tidak mampu memberikan pendidikan kepada warganya,  seperti yang tercantum dalam UUD 45.</p>
<p>Selamat Hari Pendidikan Nasional!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=12&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/06/13/pendidikan-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sunaryohadi.info/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">:)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>teknologi informasi</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/teknologi-informasi/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/teknologi-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 06:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[teknologi informatika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi informasi Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Langsung ke: navigasi, cari Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Kelebihan teknologi informasi digital digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman Teknologi Informasi Komunikasi digabungkan ke halaman atau bagian ini. (diskusikan) Teknologi Informasi dilihat dari kata penyusunnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=5&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 id="firstHeading">Teknologi informasi</h1>
<h3 id="siteSub">Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas</h3>
<div id="jump-to-nav">Langsung ke: <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi#column-one">navigasi</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi#searchInput">cari</a></div>
<p><!-- start content --></p>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>
<div><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c8/Ambox_notice.png" alt="" width="40" height="40" /></div>
</td>
<td>Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman <a title="Kelebihan teknologi informasi digital (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelebihan_teknologi_informasi_digital&amp;action=edit&amp;redlink=1">Kelebihan teknologi informasi digital</a> <a title="Wikipedia:Penggabungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Penggabungan">digabungkan</a> ke halaman atau bagian ini. (<a rel="nofollow" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan:Teknologi_informasi&amp;action=edit&amp;section=new&amp;preloadtitle=Diskusi+Usulan+Penggabungan"><em>diskusikan</em></a>)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table>
<tbody>
<tr>
<td>
<div><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c8/Ambox_notice.png" alt="" width="40" height="40" /></div>
</td>
<td>Ada usul agar artikel atau bagian dari halaman <a title="Teknologi Informasi Komunikasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi">Teknologi Informasi Komunikasi</a> <a title="Wikipedia:Penggabungan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Penggabungan">digabungkan</a> ke halaman atau bagian ini. (<a rel="nofollow" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembicaraan:Teknologi_informasi&amp;action=edit&amp;section=new&amp;preloadtitle=Diskusi+Usulan+Penggabungan"><em>diskusikan</em></a>)</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Teknologi Informasi</strong> dilihat dari kata penyusunnya adalah <a title="Teknologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi">teknologi</a> dan <a title="Informasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Informasi">informasi</a>. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa <a title="Manusia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia">manusia</a> terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas penyebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.</p>
<h2>[<a title="Sunting bagian: Sejarah" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teknologi_informasi&amp;action=edit&amp;section=1">sunting</a>] Sejarah</h2>
<p>Pada awal <a title="Sejarah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah">sejarah</a>, manusia bertukar informasi melalui <a title="Bahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa">bahasa</a>. Maka bahasa adalah teknologi, <a title="Bahasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa">bahasa</a> memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain. Tetapi bahasa yang disampaikan dari mulut ke mulut hanya bertahan sebentar saja, yaitu hanya pada saat si pengirim menyampaikan informasi melalui ucapannya itu saja. Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan <a title="Suara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suara">suara</a> juga terbatas. Untuk jarak tertentu, meskipun masih terdengar, informasi yang disampaikan lewat bahasa suara akan terdegradasi bahkan hilang sama sekali.</p>
<p>Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui <a title="Gambar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gambar">gambar</a>. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan <a title="Zaman purba (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman_purba&amp;action=edit&amp;redlink=1">zaman purba</a> masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.</p>
<p>Ditemukannya <a title="Alfabet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alfabet">alfabet</a> dan <a title="Angka arabik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Angka_arabik&amp;action=edit&amp;redlink=1">angka arabik</a> memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka, seperti MCMXLIII diganti dengan <a title="1943" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1943">1943</a>. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.</p>
<p>Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti <a title="Radio" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radio">radio</a>, <a title="Televisi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Televisi">televisi</a>, <a title="Komputer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer">komputer</a> mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=5&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/teknologi-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c8/Ambox_notice.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c8/Ambox_notice.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>persalinan sungsang</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/persalinan-sungsang/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/persalinan-sungsang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 06:49:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[persalinan sungsang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Persalinan Sungsang Written by Rizkar Sukarsa Friday, 26 December 2008 09:48 Letak sungsang terjadi sekitar 3-4 persen dari seluruh persalinan tunggal. Faktor predisposisinya adalah antara lain kehamilan kurang bulan, relaksasi otot rahim yang berkaitan dengan jumlah anak banyak, cairan ketuban yang berlebihan, cairan kepala janin berlebihan (hydrocephalus), persalinan sungsan sebelumnya, kelainan bentuk rahim dan tumor di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=3&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table>
<tbody>
<tr>
<td width="100%">Persalinan Sungsang</td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" rel="nofollow" href="http://www.rbamandalembang.com/index.php?view=article&amp;catid=1%3Alatest-news&amp;id=50%3Asungsang&amp;format=pdf&amp;option=com_content&amp;Itemid=57"><img src="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/pdf_button.png" alt="PDF" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Print" href="http://www.rbamandalembang.com/index.php?view=article&amp;catid=1%3Alatest-news&amp;id=50%3Asungsang&amp;tmpl=component&amp;print=1&amp;page=&amp;option=com_content&amp;Itemid=57"><img src="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/printButton.png" alt="Print" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://www.rbamandalembang.com/index.php?option=com_mailto&amp;tmpl=component&amp;link=aHR0cDovL3d3dy5yYmFtYW5kYWxlbWJhbmcuY29tL2luZGV4LnBocD92aWV3PWFydGljbGUmaWQ9NTAlM0FzdW5nc2FuZyZvcHRpb249Y29tX2NvbnRlbnQmSXRlbWlkPTU3"><img src="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/emailButton.png" alt="E-mail" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table>
<tbody>
<tr>
<td valign="top">Written by Rizkar Sukarsa</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top">Friday, 26 December 2008 09:48</td>
</tr>
<tr>
<td valign="top"><img src="http://www.rbamandalembang.com/images/stories/sungsang.jpg" border="0" alt="" width="149" height="108" align="left" />Letak sungsang terjadi sekitar 3-4 persen dari seluruh persalinan tunggal. Faktor predisposisinya adalah antara lain kehamilan kurang bulan, relaksasi otot rahim yang berkaitan dengan jumlah anak banyak, cairan ketuban yang berlebihan, cairan kepala janin berlebihan (<em>hydrocephalus), </em>persalinan sungsan sebelumnya, kelainan bentuk rahim dan tumor di panggul. Segera setelah letak sungsang diketahui dengan pemeriksaan klinis sebaiknya dilakukan konfirmasi dengan pemeriksaan usg.</p>
<p>Beberapa jenis letak sungsang</p>
<ol>
<li><em>Frank breech</em>; tungkai dan kaki janin menjulur keatas disamping badan dan kepala sehingga pada pemeriksaan dalam teraba hanya bokong saja</li>
<li><em>Complete breech</em>; kedua tungkai melipat pada lututnya sehingga pada pemeriksaan dalam teraba bokong dan bagian kaki</li>
<li><em>Incomplete breech</em>; satu atau kedua tungkai melipat pada lututnya atau satu atau kedua pangkal kaki tidak melipat pada panggul, sehingga pada pemeriksaan dalam akan teraba satu atau dua kakinya atau teraba satu atau dua lututnya</li>
</ol>
<p>Persalinan sungsang lebih bahaya dibandingkan persalinan letak kepala, bahkan beberapa kepustakaan menyebutkan kematian bayi yang lahir dengan sungsang mencapai 4 kalinya. Bahaya yang paling utama adalah apabila kepala terperangkap pada panggulnya saat kelahiran, bahaya lainnya yang sering terjadi adalah pecahnya ketuban sebelum waktunya persalinan sehingga talipusat keluar dari jalan lahir apa yang disebut tali pusat menumbung.</p>
<p>Hal yang menjadi perdebatan sampai saat ini adalah <span style="color:#0000ff;">mana yang lebih baik melahirkan melalui jalan lahir atau besar sesar?</span> Berbagai pusat pendidikan di dunia terus melakukan penelitian mengenai persalinan sungsang ini.</p>
<p>Persalinan melalui jalan lahir dipertimbangkan bila:</p>
<ol>
<li>Taksiran berat badan janin antara 2000-3500 gram</li>
<li>Letak bokong murni</li>
<li>Panggul luas</li>
<li>Kepala janin dalam keadaan menunduk</li>
<li>Monitoring janin dapat dilakukan</li>
<li>Skor Zatuchni-Andros lebih atau sama dengan 4</li>
<li>Kemajuan persalinan baik (lancar)</li>
<li>Penolong persalinan terlatih dan berpengalaman</li>
<li>Mendapatkan persetujuan dari pasien dan keluarga</li>
</ol>
<p>Persalinan besar sesar dilakukan bila:</p>
<ol>
<li>Taksiran berat badan anak kurang dari 2000 gram atau lebih dari 3500 gram</li>
<li>Presentasi kaki</li>
<li>Panggul sempit</li>
<li>Kepala janin dalam keadaan menengadah</li>
<li>Skor Zatuchni-andros kurang dari 4</li>
<li>Persalinan tidak lancar</li>
<li>Tidak ada penilaian sebelumnya</li>
<li>Risiko gawat janin besar</li>
</ol>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=3&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/persalinan-sungsang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/pdf_button.png" medium="image">
			<media:title type="html">PDF</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Print</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rbamandalembang.com/images/M_images/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.rbamandalembang.com/images/stories/sungsang.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/hello-world/</link>
		<comments>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 05:52:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>immahamtaro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://immahamtaro.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=1&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/immahamtaro.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/immahamtaro.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=immahamtaro.wordpress.com&amp;blog=13871524&amp;post=1&amp;subd=immahamtaro&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://immahamtaro.wordpress.com/2010/05/26/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4466f4b8aca940aec4d119dddfddc7af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">immahamtaro</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
